BUKU LAPORAN PENGAMATAN HOME INDUSTRi Mata pelajaran kewirausahaan Kelas XII SMK I MANBA’UL ULUM Tahun Pelajaran : 2011 - 2012 Di Pembuat tahu keluarga Bp. H. Sholichin


BUKU LAPORAN
PENGAMATAN HOME INDUSTRi
Mata pelajaran kewirausahaan
Kelas XII SMK I MANBA’UL ULUM
Tahun Pelajaran : 2011 - 2012
Di Pembuat tahu keluarga
Bp. H. Sholichin










Oleh : Khoirun Ni'am

 

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Islam “MANBA’UL ULUM
Jln Mayong Pule km 4 Kedungombo Mayong Jepara
Tahun Diklat 2010/2011

LEMBAR PENGESAHAN

Buku laporan ini disahkan dan ditanda tangani oleh Kepala sekolah SMK I MANBA'UL ULUM, Pelaku usaha, Guru Pembimbing Pada :


Hari                 :
Tanggal           :

Jepara,

Mengetahui,

        Pelaku Usaha                                                              Guru Pembimbing
      

                                                                                            RIZA NURHAIDA, S.Pd


                                               
                                              Ka..SMK I Manba'ul Ulum.


                                                     USTUCHRI, S.Pd






MOTTO HIDUP

  1. Jadilah orang yang bermanfa'at bagi semua mahluk hidup.
  2. Jangan pernah menyerah dan putus asa.
  3. Janganlah menolak amanat dan kepercayaan seseorang yang telah diberikan terhadapmu
  4. Tinggalkanlah hal-hal yang buruk,jahat,dan menyesatkan serta lakukanlah kebaikan yang bermanfa'at bagimu
  5. Semua orang yang masih bernafas diwajibkan untuk menuntut ilmu






















PERSEMBAHAN

Laporan Kegiatan Pengamatan ini sayapersembahkan kepada:
  1. Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan hidayahnya kepada kami.
  2. Kedua orang tua tercinta.
  3. Pengasuh Yayasan Islam Manba’ul Ulum (YISMU).
  4. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
  5. Pembuat tahu keluarga H. Solichin
  6. Kepala Sekolah.
  7. Guru pembimbing.
  8. Bapak dan ibu guru beserta staf-stafnya.
  9. Adik- adik kelas.
  10. sahabat-sahabat saya
  11. Para pembaca.












KATA PENGANTAR

Segala Puji syukur Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat dan hidayahnya kepada sayasehingga saya dapat menyelesaikan laporan pengamatan home industry mata pelajaran kewirausahaan kelas XII SMK Islam Manba’ul Ulum tahun pelajaran : 2011 - 2012
Laporan pengamatan ini di selesaikan sebagai salah satu bukti kemandirian siswa untuk siap terjun ke dunia kerja dan sebagai salah satu sarat untuk mengikuti ujian nasional SMK I Manba'ul Ulum.
Laporan ini bertujuan untuk memenuhi sebagian tugas pengamatan sekaligius menambah wawasan pembaca tentang kegiatan selama melakukan pengamatan.
Dalam penyusunan laporan ini penyusun menyadari akan keterbatasan dan kemampuan tentang kegiatan pengamatan ini, untuk itu saya mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekurangan dari laporan yang saya sajikan.
Dalam penyusunan laporan pengamatan ini saya di bimbing dan di arahkan oleh guru pembimbing di SMK Islam Manba’ul Ulum. Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membimbing dan mengarahkan saya hingga saya dapat menyelesaikan kegiatan pengamatan ini dengan baik.
Saya menyadari laporan ini masih memerlukan penyempurnaan , maka dari itu saya mengharap kritik dan saran untuk penyempurnaan ,saya berharap laporan ini dapat bermanfaat bagi kami, para pembaca dan semua pihak yang terkait .
Atas perhatian, kritik dan saran dari pembaca, saya mengucapkan terima kasih.


Jepara,      Februari 2012
     Penyusun


Khoirun Ni'am

DAFTAR ISI

Kover ……………………………………………………………………………
Sampul ………………………………………………………………………….I
Lembar pengesahan …………………………………………………………….II
Motto hidup……………………………………………………………………..III
Persembahan………………………………………………………………….....IV
Kata pengantar ………………………………………………………………….V
Daftar isi…………………………………………………………………….…..VI

BAB I PENDAHULUAN
  1. Latar belakang …………………………………………………………..1
  2. Rumusan masalah ……………………………………………………….1
  3. Tujuan Penulisan.………………………………………………………...1
  4. Ruang lingkup…………………………………………………………....2
  5. Landasan teori……………………………………………………………2
  6. Hipotesis …………………………………………………………………2
  7. Sumber Data ……………………………………………………………..3
  8. Metode dan  Teknik……………………………………………………....3
  9. Sustematika Penulisan …………………………………………………...3

BAB II PEMBAHASAN
1.      Nama dan Alamat Usaha ……………………………………..…………5
  1. Bahan ……………………………………………………………………5
  2. Alat ……………………………………………………………………...5
  3. Cara pembuatan …………………………………………………………6
  4. Bahan penunjang/ bahan lain ……………………………………………7
  5. Modal ……………………………………………………………………7
  6. Pemasaran………………………………………………………………..7
  7. Pemanfaatan ampas tahu ………………………………………………..8

BAB III PENUTUP
1.      Kesimpulan dan Saran …………………………………………………..9
2.      Daftar pustaka ………………………………………………………..…9
DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………10
DOKUMENTASI …………………………………………………………….11

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG
Latar belakang di adakannya pengamatan ini adalah agar siswa dapat melihat  dan mengetahui langsung para pelaku home industry, sehingga siswa dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan yang dimilikinya.
Dengan melihat dan mengetahui hal-hal yang didapat dalam pengamatan/ observasi ini siswa dapat pula menambah pengalaman-pengalaman yang sangat berguna kelak ketika siswa sudah tidak bersekolah/ sudah lulus.
Dengan kegiatan ini saya belajar banyak hal terutama belajar yang berkaitan dengan kewirausahaan.

1.2 RUMUSAN MASALAH
Pada observasi ini saya dapat merumuskan masalah-masalah yang akan dibahas dalam bab pembahasan nanti. Yang diantaranya :
  1. Apa dan dimana usaha yang kamu observasi ?
  2. Apa bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan usaha tersebut ?
  3. Apa saja alat yang digunakan dalam pembuatan usaha tersebut ?
  4. Apakah bahan penunjang yang dimiliki ?
  5. Bagaimana cara/ proses dalam pembuatannya ?
  6. Berapa modal awal yang dipakai dalam usaha tersebut ?
  7. Bagaimana cara pelaku usaha memasarkan hasil usahanya ?
  8. Apa yang dilakukan pelakukan terhadap ampas tahunya ?

1.3 TUJUAN PENGAMATAN DAN PENULISAN
Tujuan kegiatan pengamatan ini  adalah sebagai berikut :
1.      Agar siswa dapat melihat dan mengetahui langsung para pelaku home industri, sehingga siswa dapat mengembangkan jiwa kewirausahaan yang dimilikinya.
2.      Agar siswa dapat mengetahui langkah-langkah apa saja yang digunakan oleh pelaku usaha untuk memulai dan memajukan usahanya
3.      Memperoleh informasi dari pelaku usaha. Sehingga dapat mendongkrak motivasi siswa untuk berwirausaha.
4.      Melatih siswa untuk berani melakukan hubungan dan komunikasi baik dengan para pelaku usaha.
5.      Melaksanakan tugas pengamatan home industri yang sudah menjadi kewajiban siswa yang telah di berikan oleh kepala sekolah.
Sedangkan tujuan penulisan buku laporan ini adalah sebagai berikut :
1.      Memberi contoh kepada adik-adik kelas tentang isi dari buku laporan pengamatan ini.
2.      Menambah wawasan para pembaca.
3.      Menulis bukti bahwa kami telah melaksanakan tugas Pengamatan home industri.
4.      Memberi gambaran kepada para pembaca tentang proses pelaksanaan tugas pengamatan dari awal hingga akhir.

1.4 RUANG LINGKUP
Pada pengamatan ini saya memberi batasan-batasan atas masalah-masalah yang harus di bahas dalam bab pembahasan. batasan saya atas pengamatan ini adalah pembahasan atas masalah-masalah yang sifatnya umum saja. Maksudnya, saya hanya mencantumkan hal-hal yang saya peroleh dari proses pengamatan ini sesuai dengan persetujuan dengan pelaku usaha.

1.5 LANDASAN TEORI
Pembuatan laporan home industry ini berlandaskan :
  1. Landasan idiil adalah pancasila,
  2. Landasan konstitusional adalah UUD 1945,
  3. Landasan Strategis Operasional adalah Garis-garis Besar Haluan Negara ( GBHN ),
  4. Ladasan Yuridis dan Formal adalah fakta nilai dan norma budaya agama yang berlaku pada masyarakat bangsa Indonesia,
  5. Landasan Sosiologis dan Kultural/ budaya dii Indonesia, dan
  6. Landasan Etis professional atau kode etik profesi,

1.6 HIPOTESIS
Dari rumusan masalah, saya dapat membuat hipotesis sebagai berikut :
1.    Nama dan Alamat Usaha
2.      Bahan
3.      Alat
4.      Cara pembuatan
5.      Bahan penunjang/ bahan lain
6.      Modal
7.      Pemasaran
8.      Pemanfaatan ampas tahu
1.7 SUMBER DATA
Untuk memperoleh data-data yang akan di olah menjadi informasi, saya mendapatkannya dengan cara mengamati langsung kegiatan dan cara-cara yang dilakukan oleh pengusaha dalam melakukan usahanya serta melaksanakan wawancara kepada pelaku usaha.

1.8 METODE DAN TEKNIK
Metode yang saya gunakan dalam pengamatan home industri ini adalah dengan cara terjun langsung/ pengamatan langsung kepada pelaku usaha di tempat usahanya.
Sedangkan teknik yang saya gunakan yaitu dengan cara datang langsung ke tempat usahanya yang kemudian saya lanjutkan dengan teknik wawancara/ interview. Sehingga dalam pengamatan ini saya menggunakan dua teknik yang saling bergantian yaitu teknik pengamatan langsung dan teknik wawancara.

1.9 SISTEMATIKA PENULISAN
Berikut adalah sistematika penulisan yang saya gunakan :
Kover
Sampul
Lembar pengesahan
Motto hidup
Persembahan
Kata pengantar
Daftar isi
BAB I PENDAHULUAN
  1. Latar belakang
  2. Rumusan masalah
  3. Tujuan Penulisan
  4. Ruang lingkup
  5. Landasan teori
  6. Hipotesis
  7. Sumber Data
  8. Metode dan  Teknik
  9. Sustematika Penulisan
BAB II PEMBAHASAN
9.    Nama dan Alamat Usaha
10.  Bahan
11.  Alat
12.  Cara pembuatan
13.  Bahan penunjang/ bahan lain
14.  Modal
BAB III PENUTUP
1.      Kesimpulan dan Saran
2.      Daftar pustaka
3.      Dokumentasi





















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 NAMA DAN ALAMAT USAHA
Usaha pembuatan tahu yang saya observasi sebenarnya unik , sebab ketika saya wawancara tentang nama usahanya, pelaku usaha menjawab tidak ada namanya. namun karena yang melakukannya adalah anggota keluarga dari bapak H.Solichin sendiri yang juga di bantu oleh adik dari bapak H.Solichin, sehingga saya beri judul laporan ini di tempat pembuat tahu keluarga bapak H. Solichin.
Usaha ini bertempat di Jalan Mayong-Pule km.04 Rt.02 Rw.I Kedungombo Buaran Mayong Jepara. walaupun keluarga ini banyak yang tinggal di Rt.03 Rw.I Kedungombo Buaran Mayong Jepara.

2.2 BAHAN
Bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan tahu di pabrik tahu ini adalah :
  1. Kedelai sebagai bahan utama dalam pembuatan tahu
  2. Air sebagai  bahan campuran dalam pembuatan tahu.
  3. Limbah kayu yang digunakan untuk proses pengolahan lewat pembakaran
2.3 ALAT
Alat – alat yang digunakan dalam proses pembuatan tahu di pabrik tahu ini adalah :
  1. Tungku ( tempat pengolahan / perebusan )
Tungku ini di buat khusus untuk mengolah kedelai yang akan di olah dan yang sudah di giling dalam mesin penggiling.

  1. Ember
Ember ini digunakan sebagai tempat air, tempat menaruh kedelai yang sudah di giling yang akan di olah dalam tungku, dan sebagai tempat untuk menaruh tahu yang sudah jadi dan yang sudah siap untuk dijual.
  1. Kain pelapis
Kain pelapis ini digunakan untuk melapisi pencetak tahu, sehingga adonan tahu tidak tumpah sampai adonon tersebut mengering.
  1. Alas tempat adonan tahu
Alas ini digunakan sebagai alas pada pencetak tahu.
  1. Pencetak tahu
Tempat untuk mencetak tahu yang sudah dilapisi kain pelapis, biasanya berbentuk persegi yang terbuat dari kayu.
  1. Mesin penggiling
Mesin ini digunakan dalam proses penggilingan kedelai yang sudah di rebus, mesin ini dilengkapi dengan diesel yang membuat mesin ini beroperasi.
  1. Bak
Bak ini digunakan untuk menampung air yang tidak terpakai dari adonan sehingga air adonan inilah yang akan menjadi ampas dari tahu.
  1. Tempat air
Tempat menampung air yang akan digunakan dalam proses pembuatan tahu.
  1. Pengukur tahu
Alat ini digunakan untuk mengukur tahu yang siap di potong.
  1. Pemotong
Alat ini digunakan untuk memotong tahusesuai dengan ukuran yang di inginkan.
  1. Tempat pembagi adonan
Tempat ini digunakan untuk membagi adonan yang siap dikeringkan atau dicetak.

2.4 CARA PEMBUATAN
Pada bagian ini saya akan menguraikan cara-cara yang digunakan untuk membuat tahu di home industri pembuat tahu ini.
  1. Kedelai di rebus dengan air yang sudah mendidih.
  2. Kalau sudah, giling kedelai itu pada mesin penggiling.
  3. Sesudah itu, taruh kedelai yang sudah digiling ke dalam tungku yang berisi air yang sudah mendidih.
  4. Ambil adonan yang di perlukan / adonan yang digunakan, sedang adonan yang tidak di gunakan di taruh pada bak sampai di saring menjadi ampas tahu.
  5. Adonan yang di perlukan tadi diambil dengan pembagi adonan untuk seterusnya di taruh pada cetakan-cetakan yang sudah siap dengan alas dan kain pelapis adonan.
  6. Tunggu hingga kering, sampai adonan siap di potong.
  7. Sebelum adonan di potong, pencetak tahu sebaiknya di ambil dahulu, kemudian potong dengan pemotong adonan yang sudah siapdi potong.
  8. Untuk lebih baiknya potong tahu dengan pengukur tahu, sehingga tahu dapat di potong dengan rapi.
  9. Tahu siap uuntuk dijual.

2.5 BAHAN PENUNJANG/ BAHAN LAIN
Selain hal-hal diatas, di industri pembuat tahu ini dilengkapi dengan penunjang-penunjang yang diantaranya :
  1. Mobil
Mobil ini digunakan untuk memperlancar proses penjualan/ pendistribusian tahu ke agen-agen dan konsumen.
  1. Motor
Selain mobil, di industri pembuat tahu ini juga menggunakan motor yang fungsinya hampir sama dengan mobil. Bedanya motor ini digunakan untuk menjangkau konsumen-konsumen yang tidak dapat dijangkau oleh mobil.
  1. Sepatu Boot
Sepatu ini digunakan oleh pelaku industri untuk menjaga kaki pelaku usaha saat bekerja ditempat usaha.
2.6 MODAL
Di industri pembuat tahu ini, pengusaha menggunakan dana Rp. 30.000.000,00 ( tiga puluh juta rupiah ) sebagai modal awal. Untuk perincian keuangan di industri pembuat tahu ini, saya sangat sulit untuk  mendapatkannya.

2.7 PEMASARAN
 Ketika hasil usahanya sudah jadi, para pelaku usaha selanjutnya akan memasarkan hasil usahanya. Di industri pembuat tahu ini pelaku usaha memasarkan hasil usahanya dengan cara sebagai berikut :
1.      Jual Keliling
Memasarkan  hasil usaha dengan menawarkan cara mendatangi rumah-rumah masyarakat sekitar.
2.      Antar Ketempat Konsumen
Hal ini dilakukan kepada para konsumen yang jauh, pada kegiatan ini pelaku usaha menggunakan mobil dan motor usaha.
3.        Menjual ke pasar
Kegiatan ini dilakukan sama halnya pelaku usaha lainnya, yakni berjualan di pasar.

2.8 PEMANFAATAN AMPAS TAHU
Ampas tahu merupakan sisa dari  pembuatan tahu. Ampas tahu ini dimanfaatkan oleh pelaku usaha dengan cara menjualnya. Para konsumen biasanya menggunakan ampas tahu ini untuk dijadikan bahan tambahan dalam memberi makan ternak-ternaknya.



























BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
Kegiatan pengamatan ini dilaksanakan dengan baik dan lancar yang memanfaatkan waktu dan tenaga yang tersedia dengan sebaik-baiknya, kita seharusnya memiliki sifat teliti dan cekatan dalam bertindak supaya berikan dapat terlaksana dengan benar dan tepat.
Dengan adanya Pengamatan ini dapat menambah pengalaman dan wawasan baru bagi kami, sehingga nantinya kami yakin dan siap untuk menjalankan apa yang telah diajarkan kepada kami dalam bekerja nanti

3.2 KRITIK DAN SARAN
Pada lembar terakhir ini kami mempunyai kritikan dan saran-saran yang mungkin patut di pertimbangkan diantaranya :
  1. Diharapkan adanya pelatihan kewirausahaan para pelaku usaha terhadap siswa, sehingga siswa dapat mengetahhui langsung cara-cara dalam berwirausaha setelah siswa sudah tidak bersekolah/ sudah lulus.
  2. Saya memohon agar ada tempat berwirausaha yang dimiliki oleh seklah, sehingga  siswa dapat mengembangkan keterampilan usahanya disana.
  3. Lebih banyak memberi kesempatan siswa untuk praktek dari pada materi.
  4. banyaklah bekerjasama dengan dunia usaha
Demikian  kritik dan saran yang dapat kami sampaikan , bila ada kesalahan dalam kata-kata yang kami cantumkan kami mohon maaf .









DAFTAR PUSTAKA


Ni’am,Khoirun.2011.Buku laporan praktik kerja industri SMK I Manba’ul Ulum Periode II Di Kantor UPT Puskesmas Kaliwungu Kec.Kaliwungu Kab.Kudus. Jepara          : Pribadi
Sriyanto.2011.Modul Pendidikan Kewarganegaraan Untuk SMA/MA-SMK/MAK. Surakarta : Pratama Mitra Aksara
























DOKUMENTASI
100112-1540(002)

Kedelai sebagai bahan utama.

Tahu yang sudah siap di jual.

Adonan yang tidak digunakan yang akan dijadikan ampas tahu.

Tungku khusus pengolahan tahu.

Limbah kayu/ tatal sebagai bahan bakar.

Cetakan tahu yang baru diisi adonan.

Salah satu ember untuk tempat tahu yang sudah jadi.

Tahu yang sudah selesai di potong.

Proses penggilingan kedelai.

Ember yang berisi kedelai yang sudah digiling.

Proses pembagian adonan yang sudah jadi.

Proses pengukuran tahu sebelum dipotong.

Adonan tahu pada tungku khusus.

Adonan yang sudah hampir kering

Tahu-tahu pada ember yang sudah siap dijual

Tempat penampungan air

Proses akhir penggilingan kedelai

Mobil usaha


Proses pemotongan tahu














                          



Comments

Popular posts from this blog

CONTOH LAPORAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI bahasa indonesia

mari Bersholawat